Senin, 21 Maret 2016

Musik Dan Sepakbola Pasangan Yang Susah Di Pisahkan


Sore itu, tampak muram raut wajah suporter di Millerntor Stadion, FC St. Pauli. Maklum, bermain sebagai tuan rumah, FC St. Pauli tertinggal dua gol dari tamunya Sandhausen. Suasana seketika berubah ketika Choi Kyoung-rok berdiri bebas menerima bola dari tendangan sudut, tanpa ragu Choi menggiring sedikit ke tengah dan melepaskan tendangan ke arah tiang kanan gawang, bum.. dan goal..!  Lagu Tender dari Blur pun menggema di seluruh stadion menyambut goal untuk FC St. Pauli. Ya, ini bukan sebuah pertandingan basket, ini pertandingan sepak bola dengan irama musik rock di dalamnya.
Musik adalah sebuah kenikmatan tersendiri dalam rentetan aktivitas manusia. Entah sedang lelah, senang, sedih, bahagia hingga cemas. Musik selalu mendapat porsi pada kehidupan manusia. Menikmati musik sesuai mood adalah hal tersimpel dalam mengatasi suasana hati. Belum lagi apabila itu dinikmati langsung ketika menonton sebuah pertunjukan musik, baik itu konser rock ataupun orkestra.
Lantas apa hubungannya dengan sepak bola? Sepak bola dan musik sesuatu yang sangat berbeda. Keduanya punya ruang masing-masing. Namun, yang membuatnya sama adalah antusiasme, kenapa? Karena sepak bola sebagai olahraga yang sangat populer punya massa yang besar, baik itu yang datang langsung ke stadion maupun menyaksikan di layar kaca. Musik pun kurang lebih sama. Tak jarang keduanya pun membuat histeris bagi penikmatnya.
Lalu muncul sebuah pertanyaan, apakah bisa kita menikmati sepak bola dan musik secara bersamaan? Jawabannya sangat bisa. Bahkan keduanya bisa harmonis. Keduanya bagaikan pasangan yang cocok, atau mungkin sudah ditakdirkan Tuhan dan tercatat di lauhul mahfud. Menikmati musik melalui sepak bola adalah sebuah keindahan yang sepak bola sanggup sajikan. Sembari menikmati sebuah laga sepak bola anda dihalalkan bahkan dianjurkan menikmatinya dengan nyanyian.
Nyanyian sebagai representasi musik dalam sepak bola dapat menjadi ruh tersendiri. Jika selama ini kita dapat bernyanyi bersama dan lantang pada sebuah konser, maka hal itu dapat kita lakukan di dalam stadion. Pastinya dengan objek pemandangan yang berbeda. Nyanyian dalam stadion dapat memberikan motivasi tersendiri bagi tim yang didukung bahkan mampu memberikan pressure pada lawan. Tak jarang kedua suporter dari masing-masing keseblasan terlibat adu nyanyian dalam satu pertandingan sepak bola.
Dalam sepak bola, nyanyian biasa disebut chant. Biasanya ada yang berasal dari gubahan lagu-lagu populer, namun ada pula yang sengaja diciptakan sendiri oleh sekelompok fans. Kebanyakan kelompok fans sepak bola di daratan eropa memakai lagu dari mulai milik Frank Sinatra hingga band punk rock macam Cock Sparrer. Lagi mereka sengaja digubah liriknya dan dijadikan nyanyian penyemangat. Nada yang dianggap populer justru menjadi resep mereka agar nyanyian tersebut dapat dihafalkan dan dinyanyikan bersama-sama di stadion.
Fans Liverpool misalnya, lagu Can’t Take My Eyes Off You yang sangat syahdu digubah liriknya menjadi lagu penyemangat untuk kapten mereka; Steven Gerrard. The Beatles boleh berasal dari kota Liverpool namun lagu Hey Jude yang populer itu digubah liriknya dan dijadikan penyemangat dari fans Arsenal untuk striker kebanggan mereka; Oliver Giroud.
Jika anda tahu tembang klasik dari Elvis Presley yang berujudul Cant Help Falling In Love, maka jangan kaget apabila lagu tersebut selalu diputar di Stadium Of Light untuk mengiringThe Black Cats (Julukan Sunderland A.F.C) berlaga. Para fans pun fasih menyanyikannya, dan nyanyian itu pula menjadi simbol loyalitas suporter terhadap klub serta lantunan doa yang disematkan kepada klub yang dibela. Mirip seperti Fans Liverpool atau Borrusia Dortmund menyanyikan lagu Youll Never Walk Alone sebelum berlaga.
Fans Manchester United sendiri pernah menggubah lirik dari Love Will Tear You Apart karya Joy Division menjadi Giggs Will Tear You Apart. Lagu tersebut sekaligus menjadi dedikasi khusus untuk Ryan Giggs sebagai sang legenda hidup mereka. Uniknya, band Joy Division yang beraliran Post Punk ini adalah band asli dari kota manchester yang dikemudian hari dikenal dengan aliran musik Madchester.
Kita beralih ke timur tengah, gejolak revolusi yang terjadi di Mesir membuat kelompok suporter sepak bola ikut turun ke jalan. Dan dari peristiwa itu kelompok suporter yang tergabung dalam Ultras White Knights menciptakan lagu yang berjudul Syamsil Huriyyah (Sinar Pembebasan). Lagu itu kemudian dinyanyikan selama melakukan aksi menuntut rezim Husni Mubarok. Lagu Syamsil Huriyyah pun menjadi lagu perjuangan yang populer dikalangan pejuang revolusioner di Mesir dan rutin dinyanyikan sebagai penyemangat saat berkumpul di Tahriri Square.
Lantas, bagaimana dengan di Indonesia? Meskipun lagu Iwak Peyek dan Cucak Rowo sudah lama digubah dan dijadikan nyanyian beberapa suporter di Indonesia, namun ada beberapa kelompok yang kreatif menggubah lagu yang lain. The Jak Mania— fans Persija—menggubah lagu kerakyatan Irlandia, “Field Of Athenry” menjadi “Field Of GBK” dan ini berhasil populer sekaligus menjadi lagu wajib saat Persija berlaga. Fans Persis Solo, Pasoepati pernah juga menggubah lagu “Sepanjang Jalan Kenangan” menjadi lagu nyanyian suporter sepak bola yang syahdu.
Lain di Jakarta, lain di Solo. Di Sleman, Brigata Curva Sud—fans dari PSS Sleman—pernah menggubah lagu Anie Carera yang berjudul “Cintaku Tak Terbatas Waktu menjadi lagunya. Sah-sah saja menggubah lagu, namun hal estetika patut diutamakan karena jikalau tidak cocok maka akan terdengar fals. Tapi, tidak jadi soal asal jangan dipergunakan untuk nyanyian yang berbau rasisme dan menjadi pemecah.
Menarik bukan? Ya, pada akhirnya musik pun bisa kita nikmati tak hanya di dalam sebuah konser namun bisa juga dinikmati di dalam stadion. Bersama ribuan insan, dengan komando atau tidak dengan komando kita bisa menyanyikan bersama menghadap kepada 11 punggawa kita yang sedang berjuang memperebutkan kemenangan. Jangan malu jangan ragu, karena euforia adalah hal terpenting dalam sepak bola. Tanpa euforia, sepak bola bak sayur tanpa garam.
Namun, jika anda masih ragu menikmati musik melalui sepak bola, maka coba tanyakan rekan anda yang pernah langsung menyaksikan tim nasional Indonesia berlaga. bagaimana rasanya menyanyikan lagu indonesia bersama satu stadion? Pasti anda merinding dibuatnya!

Hukum Buat Penganiayaan Wasit Seapkbola


Apakah memukul wasit dalam sebuah pertandingan sepakbola hingga luka parah/meninggal dapat dipidana atas dasar penganiayaan?
Jawaban :
Pada dasarnya, semua perbuatan pidana yang dilakukan di wilayah Republik Indonesia dapat diproses secara hukum pidana berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Ini yang dinamakan prinsip teritorialitas dalam hukum pidana.

Mengutip dari buku Prof Dr Wirjono Prodjodikoro “Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia (hal. 51), definisi prinsip teritorialitas adalah hukum pidana Indonesia berlaku di dalam wilayah Republik Indonesia, siapapun yang melakukan tindak pidana. Prinsip ini diatur dalam Pasal 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) yang lengkapnya berbunyi:
“Ketentuan pidana dalam perundang-undangan Indonesia diterapkan bagi setiap orang yang melakukan sesuatu tindak pidana di Indonesia”

Jadi, jika kami berasumsi pertanyaan Anda konteksnya adalah peristiwa penganiayaan yang terjadi di wilayah Indonesia, maka berdasarkan prinsip teritorialitas, pelaku pemukulan wasit itu dapat dipidana. Delik penganiayaan memang delik yang paling relevan dengan ilustrasi peristiwa yang Anda contohkan.

Delik penganiayaan diatur dalam KUHP, Pasal 351 s.d Pasal 358. Intisari dari delapan pasal itu adalah penganiayaan merupakan perbuatan yang dapat diancam pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus ribu rupiah.
Ancaman hukuman atas perbuatan penganiayaan ini dapat bervariasi berat atau ringannya. Untuk penganiayaan yang menyebabkan luka-luka berat, maka ancaman hukumannya menjadi pidana penjara paling lama lima tahun. Apabila penganiayaan menyebabkan kematian, ancaman pidananya paling lama tujuh tahun penjara.

Dalam konteks strategi dakwaan, penuntut umum terkadang mengkombinasikan penerapan delik penganiayaan dengan delik pembunuhan, Pasal 338 s.d. Pasal 340 KUHP, apabila penganiayaan itu menyebabkan kematian.

Di dunia sepakbola nasional, hal yang Anda tanyakan sebenarnya sudah pernah beberapa kali terjadi. Dalam kasus empat pemain PSIR Rembang yang menganiaya wasit pada sekira tahun 2008. Kala itu, Adis Suryanto, Yongki Rantung, Stevie Kusoy dan Stanley Mamuaya melakukan penganiayaan terhadap wasit yang memimpin pertandingan antara PSIR Rembang versus Persibom.
Tidak lama setelah kejadian penganiayaan itu, sejumlah pihak terkait mewacanakan agar Stanley Mamuaya dkk. tidak hanya dihukum secara etik/disiplin, tetapi juga diproses secara hukum pidana. Adyaksa Dault, Menteri Pemuda dan Olahraga saat itu, termasuk pihak yang mendukung agar Stanley Mamuaya dkk. diproses secara hukum pidana. Namun, sayangnya, hingga kini tidak terdengar kabar lagi apakah kasus Stanley Mamauaya dkk. berlanjut ke proses peradilan pidana atau tidak.

Jumat, 18 Maret 2016

Karbohidrat Rahasia Para Jagoan Sepakbola


Para jagoan sepakbola seperti Christiano Ronaldo seperti tidak pernah kehabisan energi dan selalu bisa fokus saat sedang berlaga. Rahasianya adalah mengelola asupan karbohidrat yang tepat, sebab bagaimanapun kebutuhan energi saat bertanding sangat tinggi.

Karbohidrat merupakan gula kompleks yang akan dipecah menjadi glikogen, lalu dimetabolisme di otot sebagai sumber energi. Bagi pemain sepakbola maupun atlet cabang olahraga lainnya, kebutuhan karbohidrat memang tinggi karena energi yang dikeluarkannya sangat besar.

Dalam sehari, seorang pemain sepakbola membutuhkan rata-rata 2.400-3.000 kalori dari makanan yang dikonsumsi sementara manusia pada umumnya hanya butuh 1.200 kalori setiap hari. Kebutuhan kalori sebanyak itu dipenuhi dari banyak sumber, namun yang utama tetap karbohidrat.

Pemain sepakbola yang asupan karbohidratnya kurang biasanya akan mulai terlihat di babak kedua. Kadar glikogen yang rendah membuat tenaga dan kecepatan lari turun rata-rata 5 persen, jarak tempuh saat berlari turun 25 persen dan sepintas akan tampak lebih banyak berjalan daripada berlari.

Agar cadangan energi tidak cepat habis, beberapa jam sebelum bertanding para pemain sepakbola membutuhkan asupan makanan sekitar 600 kalori yang bisa dipenuhi dengan 4 potong roti gandum dan 3 buah pisang. Selain itu, aktivitas fisik yang terlalu melelahkan juga harus dibatasi dulu.

Selain karbohidrat, kadar cairan juga harus dijaga karena sepanjang laga para pemain bisa kehilangan cairan hingga 1,9 liter baik lewat keringat maupun penguapan di permukaan kulit. Jika tidak diganti, kemampuan fisik bisa turun 4-5 persen sementara suhu tubuh dan denyut jantung akan meningkat.
Jenis minumannya tidak harus minuman elektrolit, karena sebenarnya kadar elektrolit keluar bersama keringat tidak terlalu tinggi.minuman berenergi yang mengandung Natrium punya kahasiat tersendiri karena bisa meningkatkan kemampuan tubuh mengikat oksigen.

Rabu, 16 Maret 2016

Tempat Asik Buat Main Bola


1.Lapangan Sepak Bola 
Kalian yang biasa bermain bola sore hari pasti sering sekali bermain bola di lapangan kan? tidak perlu jauh-jauh untuk bermain bola, jika dekat rumah sudah ada fasilitas lapangan bola maka harus digunakan sebaik mungkin ya biar bermanfaat. 

2.Kolam Renang
Nah pasti heran ya bermain bola dikolam renang, tapi hal yang satu ini jika dilakukan memang asik loh apalagi jika sedang liburan bareng keluarga. Tak ada salahnya jika berenang dan hiburan sambil bermain bola. Biasanya yang orang lakukan itu main lempar bola tangan, ayoo di coba di jamin pasti asik

3. Pasir Pantai 
Ayoo siapa yang sudah merencakan liburannya ke pantai? Emang ga bisa dibohongi kalo pantai itu memang anugerah Allah yang indah dan bikin fresh jika kesana. Menjelang sunset tak ada salahnya jika kita bermain bola di pinggir pantai sambil menikmati angin yang sepoy-sepoy. Ada sensasi yang beda jika bermain bola dipinggir pantai, penasarankan? langsung bawa bola kalo ke pantai.

4. Lapangan Futsal

Biasanya bagi mereka yang ingin bermain futsal terhalang karena cuaca yang buruk atau karena waktunya yang padat bisa beralih ke lapangan futsal yang dikondisikan diruangan indoor. Lapangan futsal juga menggunakan rumput sintetis bukan rumput asli. Jadi, jika hujan atau sibuk dan tak sempat berolahraga jadi bisa gunakan Lapangan Futsal.

Jumat, 11 Maret 2016

Beberapa Alasan Ronaldo Bisa Kembali Berseragam MU

 Beberapa alasan Ronaldo bisa kembali berseragam MU, Rumor ini beredar akibat Cristiano Ronaldo akhir-akhir ini kerap mendapat perlakukan kurang simpatik dari fans Real Madrid.
Meski sudah menunjukkan lagi ketajamannya di depan gawang lawan, Ronaldo masih dicemooh oleh sebagian penggemar El Real.Pemain asal Portugal ini tetap saja mendapat siualan kendati mengemas satu gol dan memberi umpan untuk gol lainnya ketika Los Blancos menang 2-0 atas AS Roma pada pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu.
Siulan cemoohan dari fans Madrid juga didapat Ronaldo dalam pertandingan kontra Celta Vigo di Santiago Bernabeu. Namun, Ronaldo mampu membungkam siulan cemoohan itu dengan mencetak empat gol dalam kemenangan 7-1 Madrid atas Celta Vigo.
Kapten Madrid Sergio Ramos sempat menyesalkan aksi suporter itu. Namun setelah mengingatkan fans, ia juga memaklumi sikap mereka.
“Ketika para penggemar di Bernabeu mencemooh Anda itu karena mereka ingin mentransmisikan keinginan mereka kepada Anda, mereka ingin mendorong kami dan melihat penampilan terbaik dari kami,” ujar Ramos.

Sikap fans Madrid ini dikhawatirkan akan membuat Ronaldo merasa tak betah lagi tinggal di Madrid. Apalagi, sebelumnya juga beredar kabar bahwa Ronaldo ingin balik lagi ke Old Trafford.

BERIKUT BEBERAPA ALASAN RONALDO BISA KEMBALI BERSERAGAM MU:
1.  Loyalitas
Ronaldo tidak merahasiakan kecintaanya kepada Manchester United, klub yang membantu mengubahnya menjadi pemain bintang.
2.  Ego
Kembali di Old Trafford, Ronaldo akan kembali menjadi superstar besar. Ketika masih memperkuat MU dari 2003 hingga 2009, pemain asal Portugal ini sangat disayang fans.
3. Nostalgia
Inggris negara yang dicintai Ronaldo. Terlebih, Manchester bagi Ronaldo merupakan tempat yang nyaman untuk ditinggali. Terlebih, fans MU sempat membuatnya tersanjung dengan spanduk terbang yang dibentangkan di laga Madrid vs Villarreal 2014 lalu. Belakangan terungkap, fans itu sampai harus menyewa pesawat terbang untuk melakukan aksi ‘memulangkan’ Ronaldo.
4.  Misi di Madrid selesai
Ronaldo kemungkinan ingin pindah dari Bernabeu setelah mencetak rekor gol klub dan memenangkan setiap trofi. Hal ini membuat tugasnya di Madrid sudah ‘selesai’. Terlebih, setelah pemain 31 tahun ini mengantarkan trofi Liga Champions ke-10 alias La Decima dua tahun lalu.
5. Atmosfer kompetisi
Musim ini telah membuktikan bahwa hampir setiap klub dapat memenangkan gelar Liga Premier. Berbeda dengan Spanyol, di mana Barcelona dan Real Madrid hampir mendominasi kompetisi. Potensi gelar juara La Liga menjadi milik dua raksasa tersebut.
6. Sir Alex Ferguson
Ronaldo mengakui Ferguson seperti sosok ayah baginya.  Setuhan Fergie membuat Ronaldo menjadi pemain bintang selama memperkuat The Red Devils. Ferguson bagi Ronaldo sudah seperti Ayah kandung.

Selasa, 08 Maret 2016

Fungsi Anak Kecil Di Pertandingan Sepakbola


Buat para pecinta sepakbola, pastinya di awal pertandingan selalu lihat ada anak-anak kecil didepan kedua skuad tim kan?sebenernya apa sih fungsi anak-anak itu?? Apakah itu anak dari pemain? Atau anak-anak itu mau main? Yukk mari disimak ya.
Pada awal pertandingan dimulai para senior masuk menggandeng anak kecil, hal itu merupakan bagian dari peraturan FIFA untuk mengkampanyekan FairPlay dalam dunia sepakbola, bahwa sepakbola harus dijauhkan dari segala macam tindakan tidak sportif maupun kecurangan.maksud lain dari membawa ana itu adalah agar pertandingan sepakbola dapat dinikmati berbagai kalangan dari dewasa sampai anak-anak.
Asas FairPlay terus dikumandangkan pada upacara sebelum pertandingan dimulai, dapat dilihat dari bendera FairPlay yang dibawa anak-anak kecil. 

Hal ini menjadi sombol bahwa para pemain termasuk supporter harus memegang teguh prinsip FairPlay ini. Harus menerima yang kalah dan yang menang.

Okeee udah jelaskan sekarang kenapa para pemain selalu menggandeng anak-anak saat pertandingan akan dimulai? Terimakasih buat waktunya untuk membaca postingan aku :))

Rabu, 02 Maret 2016

Pemain Muda Chelsea Cetak Gol Tercepat Liga Primier Inggris Musim Ini


Chelsea mencatatkan satu rekor menarik saat menang 1-2 atas Norwich City pada pekan ke-28 Liga Primer Inggris, Rabu dini hari tadi. Pemain mudanya, Kenedy menorehkan rekor pencetak gol tercepat Liga Primer Inggris musim ini.

Kenedy membuka kran gol Chelsea pada laga di Carrow Road, pada detik ke-39, sebelum digandakan Diego Costa di penghujung babak pertama. Norwich yang mencoba bangkit, hanya mampu membalas satu gol lewat Nathan Redmond di babak kedua.

Gol yang dicetak winger muda berusia 20 tahun tersebut ternyata tercatat sebagai gol tercepat di pentas Liga Primer Inggris musim ini.

Gol yang dicetak pemain bernama lengkap Robert Kenedy Nunes do Nascimento lebih cepat dari rekor gol Matt Richie saat Bournemouth kalah 1-5 dari Tottenham Hotspur pada Oktober lalu. Saat itu, Richie sukses membobol gawang Hugo Lloris saat pertandingan baru berjalan 49 detik.

Selasa, 01 Maret 2016

Menarik Sepakbola Wanita

Olahraga sepakbola udah sangat identik dengan kaum laki-laki, namun siapa sangka saat ini sepakbola sudah banyak dimainkan oleh kaum wanita bahkan di eropa sana sudah ada Liga sepakbola khusus bagi kaum wanita. Bahkan sejak 1991 sudah digelar ajang World cup bagi timnas sepakbola wanita  

yang menarik, ajang piala dunia sepakbola wanita ini ngga kalah seru men sama pemain pria. Kekuatan mereka nyaris sama dan drama-drama sering terjadi disini.
Ada pemain bernama Lousia Necib yang disebut-sebut sebagai ‘Zidan’ untuk pemain sepakbola wanita ini karena kelincahannya dalam menggocek bola mirip dengan Zidedine Zidane.. wawww!
Pada tahun ini bisa di bilang Timnas Amerika Serikat yang terkuat di ajang World Cup yang di adakan di Kanada. Karna setelah penantian panjang akhirnya tim ini berhasil menjuarai World cup setelah dipertandingan final berhasil mengalahkan Timnas Jepang dengan skor 5-2. Dalam pertandingan ini sang kapten Carli Lloyd menjadi bintang kala dia berhasil hatrick d alam kurun waktu 13 menit aja. Bisa dibilang partai final world cup women tahun ini adalah partai final ulangan dari tahun lalu. Dengan berhasilnya menjuarai world cup women 2015, ini merupakan gelar ke 3 mereka setelah 1999.
Berikut ini daftar Negara yang berhasil menjuaraiWorld cup Women.
Sebenarnya di negara kita juga mempunyai timnas wanita, akan tetapi pada akhir-akhir ini timnaswanita Indonesia belum bisa berbicara banyak dalam berbagai ajaang turnamen. Mungkin karena minimnya laga persahabatan dan turnamen yang diikuti, Hal ini yang menyebabkan merosotnya prestasi timnas wanita Indonesia.

Timnas Wanita Indonesia untuk pertama kali bertanding pada tahun 1977 diajang AFC CUP Women dan pada masa itu timnas berhasil menduduki peringkat ke 4. Saat ini timnas wanita Indonesia dilatih oleh salah satu mantan punggawa timnas yaitu Rully nere. Sejarah Mencatat, Kemenangan terbesar Timnas wanita Indonesia kala menghadapi Timnas wanita dari nepal dengan skor 8-0 pada tahun 1989. Dan kekalahan terbesar timnas pada waktu itu saat berjumpa dengan vietnam kala itu timnas dihajar 14-0 tanpa balas pada tahun 2003. Timnas wanita mencatatkan rekor peringkat FIFA tertinggi pada tahun 2003 dengan mentempati posisi ke 58 dunia, Namun saat ini FIFA timnas wanita berada pada posisi 130 dunia.
Bagaimana pun juga saat ini olahraga sepakbola sudah sangat digemari oleh semua kalangan dari kaum lelaki maupun kaum wanita, dan bisa dibilang Sepakbola adalah olahraga yang universal.

Minggu, 28 Februari 2016

Sisi Berlawanan Sepakbola Dalam Kehidupan Manusia

Sisi Berlawanan Sepakbola dalam kehidupan manusia
sisi berlawanan baik positif maupun negatif Sepakbola bagi kehidupan Manusia , sering kita jumpai disetiap lapangan bola setiap sore hari dan hari hari tertentu dan dimanapun, sudah pasti ada orang yang sedang bermain bola , mulai dari berbagai usia , agama , ras dan suku bangsa, ada juga yang sampai rela meninggalkan kampung halaman, ada yang menjadi pemain ada juga yang menjadi penonton. Nah dari itu semua , dapat kita ketahui apa saja hal - hal Positif ataupun negatif yang muncul dari Sepak bola. Berikut sedikit ulasannya ,

Dari sisi positifnya :


Membuat badan kita sehat
Dengan kita bermain seakbola maka tubuh kita akan banyak bergerak dan karena banyak bergerak maka tubuh akan semakin teracu metabolismenya dan akan membuat kita semakin sehat
Rezeki tambahan bagi penjual aksesoris tambahan sepakbola
dalam memainkan sepakbola banyak sekali aksesoris tambahan seperti bola, sepatu, baju dan celana, dll. jadi dengan hanya kita memainkan sepakbola saja kita sudah membuat rezeki bagi penjual aksesoris tersebut. Belum lagi jikalau kita jadi pemain profesional banyak sekali yang dapat dijual dari pemain tersebut seperti poster, replika, dll.
Mempersatukan masyarakat
Dalam Pertandingan sepakbola pasti ada pendukung dari masing2 tim yang sedang bertanding, nah dalam pertandingan tersebut terdapat berbagai macam tipe orang, ras, gender, usia, agama, dll jadi dengan hanya sepakbola maka kita akan menjadi satu untuk mendukung tim yang kita dukung.

itulah sebagian sisi positif dari sepakbola tentunya masih banyak sisi sisi positif lainnya yang tidak mungkin di jelaskan secara detail lewat tulisan jika tidak dirasakan sendiri oleh anda sendiri

Lalu , segi negatifnya seperti apa Pak ? negatif tentu erat hubungannya dengan hal hal buruk , kita ambil saja contoh , kapan pertandingan main , kapan suporter datang ? bola main jam 19.00 wib , suporter datang sebelum waktu jam 18.00 wib , maksud saya disini mau merujuk ke para Muslimin yang nonton bola melupakan waktu sholat ( meskipun banyak juga yang tetap sholat , jempol buat mereka ) namun sepak bola disini telah menjadi salah satu cabang bagi kita untuk meninggalkan ibadah , belum lagi para pemain yang memulai laga pas hampir masukwaktu sholat isya , kan gag ada sejarah di tengah permainan ijin sholat ? kecuali kerja Pabrik bisa .

Itu baru satu Negatifnya bola , belum lagi dampak dari ulah pemain , supoter yang kadang harus baku hantam menimbulkan kerusakan dan kebencian , hingga mendarah daging , tak perlu disebut , di Indonesia ada perseteruan dua kelompok suporter seperti kasus ini .

Di luar lapangan , para pemain capek bermain , eh di luar sana banyak yang memanfaatkannya untuk perjudian tebak skor , haram kah perjudian ? YA! NEGATIF?YA!

itulah sekelumit sisi negatifnya sepakbola walaupun masih ada yang lain mungkin akan di bahas lain waktu karena sisi negatif dari sepakbola ini cakupannya luas sekali.


Kamis, 25 Februari 2016

Awal Mula Lahirnya Olahraga SepakBola Di Dunia

Semua orang di dunia pasti tahu permainan sepak bola. Sepak bola berasal dari kata “sepak” yang artinya tendangan, dan “bola” yang artinya sebuah alat berbentuk bulat berbahan karet. Sehingga sepak bola dapat diartikan yaitu sebuah permainan olah raga yang dilakukan pemain dengan cara menendang bola dan memasukkannya ke gawang lawan. Permainannya terdiri dari 2 tim, dimana setiap tim terdiri dari 11 orang termasuk 1 orang penjaga gawang.
Awal Mula Sepak Bola
Dibawah ini ada banyak sumber sejarah yang mengemukakan tentang awal mula adanya permainan sepak bola, diantaranya:
Permainan Episkyros yang menyebabkan seorang pemuda tewas akibat terkena tendangan bola.
Bukti kedua yang paling dapat dipertanggungjawabkan, yakni sepak bola dipelopori oleh permainan dari Tiongkok bernama Cuju. Di Korea dikenal dengan nama Chuk-guk, sedangkan di Jepang namanya Kemari. Dalam permainan ini, gawang atau tempat memasukkan bola berbentuk sebuah lubang kecil yang digantung setinggi 3 meter dari atas tanah. Aturan permainannya sama, bola kulit ditendang hingga masuk ke dalam lubang kecil tersebut.
Adapun referensi lain, seperti pada tahun 1956 di Greenland ditemukan permainan yang serupa dengan sepak bola. Tahun 1610 permainan Pahseman yang dimainkan oleh suku Amerika asli. Di Australia disebut Marn Grook, dan di Selandia Baru disebut Ki-o-rahi.
Mob football memulai babak baru permainan sepak bola di Inggris dan barulah namanya menjadi football pada abad ke-15 di Skotlandia yang sempat dilarang.
Di akhir abad ke-15 mulai muncul nama dribbling, dimana bola diguling-gulingkan menggunakan kaki. Catatan ini berasal dari permainan sepak bola Cawston.
Tahun 1486 dicatat oleh Juliana Berners dan tahun 1580 oleh Philip Sidney. Kemudian pada tahun 1584 dan 1602 dicatatlah istilah “gol” oleh John Norder dan Richard Carew.
Permainan Sepak Bola Modern
Di Vulgaria Inggris pada abad ke-16, seorang murid bernama Richard Mulcaster di sekolah Eton dan Winchester College tercatat sebagai pemain terbaik dalam sepak bola di posisi pelatih dan wasit. Dan sejarah sepak bola yang terkenal dengan permainan kasar serta tidak beraturan berhasil diubah. Sejarah ini dicatat pada tahun 1519 oleh kepala sekolah tersebut bernama William Herman.
Francis Wilughby membuat artikel tentang diagram gambar lapangan sepak bola termasuk gawang, trik, pemilihan pemain, skor, hingga aturan permainan dimana pemain dilarang menendang dan melukai pemain lawan.

Adapun menyusul peraturan adanya offside sekitar tahun 1810-1850. Offside adalah pemain yang berdiri saja diantara bola dan gawang akan dianggap keluar dari sisi mereka. Namun aturan offside ini masih belum seragam.

Sampai pada akhirnya dibentuklah sebuah federasi sepak bola dunia yang dinamakan FIFA pada tanggal 21 Mei 1904. FIFA didirikan di Rue Saint Honore 229, Paris yang bertujuan untuk mengatur segala urusan persepakbolaan di seluruh dunia.


Salut Lotitto

Keputusan Claudio Lotito membekukan status Cristian Ledesma dan Goran Pandev memang mengernyitkan dahi kita. Kedua pemain ini mungkin masih tergolong pemain-pemain terbaik Lazio saat ini, namun pernyataan keinginan mereka untuk meninggalkan Lazio pada akhir musim lalu turut berperan penting atas sikap tegasnya Lotito. Memang sejak awal sesi transfer awal musim ini Lazio berniat menjual mereka, tapi ternyata tidak ada satupun tawaran resmi yang menggoda Lazio, alhasil, sampai sesi Transfer Window 1 berakhir , Pandev dan Ledesma masih berstatus sebagai pemain Lazio.

Lotito ternyata tidak mau memaafkan mereka dan kemudian dia mengintervensi pelatih Davide Ballardini untuk tidak memakai jasa kedua pemain ini. Lotito pun menuai kritikan oleh Laziale maupun para pemerhati sepakbola.Namun, saya sangat mendukung langkah Lotito ini. Bukan klub yang membutuhkan pemain, tapi pemain yang membutuhkan klub. Lotito juga masih tergolong waras jika dibandingkan Maurizio Zamparini, presiden Palermo yang sering menelurkan perilaku-perilaku aneh.

Coba kita runut kebelakang, Lazio tidak pernah berusaha menjual pemain yang masih bangga untuk mengenakan lambang Lazio didada, meski pemain itu sudah tidak mampu memberikan performa maksimal untuk Lazio, seperti Simone Inzaghi,Stephen Makinwa dan Cristian Manfredini, ataupun pemain yang tidak berhasil mendapat tempat di tim utama, seperti Lucas Correa atau Alberto Quadri, kerap dipinjamkan keluar,tanpa pernah dijual.Contoh paling sahih, kini Roberto Baronio berstatus sebagai salah satu wakil kapten Lazio, padahal di setiap musimnya dia selalu dipinjamkan keluar, namun karena Baronio punya determinasi kuat untuk Lazio, Lazio musim ini mau memberikan kesempatan untuk membuktikan dirinya.

Kondisi itu berbanding terbalik untuk mereka yang ingin meninggalkan Lazio dengan menyiratkan tanda tidak setia lagi membela panji Lazio, seperti Valon Behrami, Fabio Liverani, Aparecido Cesar,Giulliano Giannicheda dkk, Lotito sama sekali tidak menghalangi mereka untuk hengkang dari Lazio,padahal mereka pemain kunci Lazio ketika itu.Bagaimana mungkin pemain yang sudah tidak punya hati lagi untuk klubnya, bisa memberi yang terbaik untuk timnya ?

Adapun Lotito selalu berhasil mendatangkan bintang-bintang baru yang tak kalah hebatnya dengan bintang-bintang Lazio terdahulu. Lotito juga telah berhasil membangun cerminan, Lazio bukanlah tim kecil yang bisa didikte oleh pemainnya.

Karakter kuat Lotito itu yang membuat saya semakin yakin Lazio akan kembali ke masa-masa jayanya seperti akhir era 90an, meski jalan itu sekarang masih terjal, Forza Lazio !

Selasa, 23 Februari 2016

Kekuatan Dan Kelemahan Argentina Vs Jerman


Kekuatan Jerman – Jerman memiliki pemain yang hampir merata di setiap lini, bahkan mereka juga mempunyai kedalaman skuad yang bagus sampai bangku cadangan. Kiper Jerman Manuel Neuer sudah terjamin kualitasnya, terbukti saat Jerman melewati Perancis di babak perempat final. Di lini tengah Jerman diisi oleh segudang pemain yang bertipe leader, Toni Kroos, Schweinsteger, Muller, Khedira, Ozil adalah para pemain matang secara usia dan pengalaman. Kolektifitas juga merupakan kekuatan utama tim Jerman, terlihat permainan Jerman begitu kompak dan organisasi permainannya begitu rapi.
Kelemahan Jerman – Jerman di Final Piala Dunia 2014 melawan Argentina distatuskan sebagai tim unggulan, ini akan menjadi beban tersendiri bagi mereka, apalagi mereka begitu perkasa ketika mengalahkan Brasil 7-1 di Semifinal, jika Jerman mampu tampil lepas, kemenangan akan menjadi mudah bagi Jerman.

Kekuatan Argentina – Kelebihan Argentina ada pada beberapa pemain bintangnya, Messi, Aguero, Mascherano sudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Selain itu kelebihan Argentina adalah pada mental mereka yang saat ini sedang menanjak usai melewati Belanda melalui adu penalti. Motivasi Argentina juga sangat bagus, sejak babak sistem gugur terlihat sekali Argentina begitu solid bermain.
Kelemahan Argentina – kelemahan Argentina adalah pada strategi, jika para bintangnya cedera atau dalam ount of form maka Argentina akan mengalami kesulitan, Argentina seperti tidak memiliki strategi jitu di tiap pertandingan, ini terbukti kala ditahan Belanda sampai adu penalti.
Masing-masing tim memiliki peluang yang sama untuk memenangi pertandingan dan Menjadi Juara, maka siapa saja tim yang lebih siap dan bermain tenang menghadapi tekanan partai Final, maka akan lebih berpeluang memenangkan laga untuk menjadi juara Piala Dunia 2014.


Minggu, 21 Februari 2016

Bencana Sepak Bola Belanda



Akhir dari sebuah era. Rasa-rasanya kalimat ini memang tepat disematkan dalam tubuh tim nasional Belanda yang gagal melaju ke putaran final Euro 2016 di Perancis. Melakoni laga pamungkasnya tadi malam, Belanda dipermalukan oleh tamunya, Republik Ceko dengan skor 2-3 di Amsterdam Arena. Hasil ini semakin mempertegas kegagalan anak asuh Danny Blind yang sedari awal babak kualifikasi tidak menunjukkan performa yang menjanjikan.


Gagal lolos ke piala Eropa bukanlah pil pahit bagi Belanda, melainkan telah menjadi aib bagi negeri kincir angin tersebut. bagaimana tidak, pada piala dunia 2014 lalu, Belanda mampu menunjukkan jati dirinya sebagai tim besar. Marwah Total Football kembali menyeruak dibawah komando Louis Van Gaal yang sepanjang turnamen menunjukkan performa impresif dan membawa anak asuhnya hingga babak semifinal, sebelum dikalahkan Argentina lewat adu penalti.


Kegagalan De Oranje ini memang bukan yang pertama kali, Belanda juga pernah gagal ke putaran final Euro 1984 yang lagi-lagi bertempat di Perancis. Tapi tentu saja, ada yang berbeda antara kegagalan Belanda tahun ini dengan tahun 1984, mengingat kiprah Belanda setahun lalu di Brazil yang apik sama sekali tak berbekas selama babak kualifikasi berjalan.


Pergantian pelatih dari Louis Van Gaal ke Guus Hiddink seharusnya tidak menjadi masalah serius, karena Hiddink bukanlah orang baru di sepak bola Belanda. Sebagai pelatih senior, Hiddink sudah banyak makan asam garam kesuksesan baik bersama negara leluhurnya ataupun negara lain. Ia sempat membawa negeri kincir melaju ke semifinal piala dunia 1998 di Perancis dengan mengorbitkan nama-nama tenar seperti Denis Berkhamp, De Boer bersaudara, Patrick Kluivert, dan masih banyak lagi. Namun catatan manis ini seakan tak terulang pada masa bakti keduanya bagi negara.


Tidak berkembangnya permainan Belanda memaksa Guus Hiddink turun dari jabatannya, tekanan dari dalam dan luar lapangan membuatnya harus merelakan kursi pelatih jatuh ke tangan asistennya, Danny Blind yang kemudian menjadi pelatih utama.


Beberapa waktu lalu, sesaat setelah Guus Hiddink mengundurkan diri, saya sempat berbalas tweet dengan akun @Oranje_Live yang mengumumkan pengunduran diri sang meneer, seketika, saya pun mengutarakan pendapat, dengan mengajukan nama Ronald Koeman dan De Boer sebagai suksesor. Akun yang berbasis di Amsterdam ini pun membalas mention saya sembari berujar bahwa Danny Blind yang akan mengambil alih pelatih kepala, sedangkan Koeman dan De Boer dipersiapkan untuk masa depan.


Blind yang juga menjabat asisten pelatih di era Van Gaal nyatanya tak mampu menjawab keraguan publik De Oranje. Dibawah kepemimpinannya, Belanda malah tak beranjak dari keterpurukan. Negara yang diatas kertas mudah untuk ditaklukkan seperti Islandia, Turki, Kazakhstan, dan Republik Ceko malah mampu membalikkan keadaan, dari dua pertandingan melawan ketiga negara tersebut, tak sekalipun Belanda meraih kemenangan. Bahkan melawan Islandia dan Ceko, dua-duanya berakhir dengan kekalahan.


Mari lupakan kegagalan seorang pelatih, karena itu memang sudah menjadi anomali tersendiri dalam dunia sepak bola. Satu faktor utama yang menjadi lumbung masalah adalah para pemain. Siapa yang selama ini mengenal nama-nama seperti Riedewald, Bruma, Zoet, Tete, El Ghazi, Van Dijk, Vurnon Anita, Narsingh? Hampir semua fans Belanda tidak ada yang mengenal pemain-pemain ini – kecuali mereka yang mengidolai Ajax Amsterdam atau yang menonton Eredivisie – sebagai pendukung Belanda, saya pun tak pernah mendengar nama mereka sebelumnya, wajah mereka pun belum sekalipun terlihat di mata saya.


Skuad negara bunga tulip ini tidak hanya di dominasi oleh pemain muda, tetapi juga disesaki oleh pemain baru yang masih nir jam terbang. Saya pun teringat dengan ucapan Coach Justin – yang seorang keturunan Belanda – ia mengatakan bahwa “tim nasional Belanda kini diisi oleh pemain-pemain yang engga jelas, medioker, dan hanya mengandalkan pemain asal Ajax Amsterdam saja”. Anggapan ini memang ada benarnya, karena mayoritas pemain Belanda saat ini berasal dari Ajax Amsterdam, atau pernah bermain untuk De Amsterdamers.


Belanda yang dari dulu dikenal mahir dalam mencetak pemain besar, kini seperti stagnan dalam memproduksi pemain bintang. Saat ini saja, yang rasa-rasanya pantas dianggap pemain bintang hanyalah Memphis Depay dan Daley Blind, selebihnya, tak ada yang mampu me-remaja-i lini tengah dan depan yang diisi Wesley Sneijder, Arjen Robben, Robin Van Persie, dan Huntelaar yang semakin tua dimakan usia.


Satu lagi permasalahan yang cukup penting di Belanda adalah ketiadaan penjaga gawang handal sepeninggal Van Der Sar dan Marteen Stekelenburg, yang membuat gawang Belanda dengan mudah dibobol lawan. Tim Krull yang bermain apik bersama Newcastle United jarang mendapat kepercayaan, baik di era Van Gaal, Hiddink, ataupun Blind. Para meneer ini lebih senang memasang Jasper Cillessen sebagai tembok terakhir pertahanan yang penampilannya inkonsisten.


Stok pemain tim nasional negeri kincir angin – yang terkesan dipaksakan membela negara – Ini berbanding terbalik dengan stok pelatih mudanya yang telah menuai sukses di tingkat club. Ronald Koeman, Marco Van Basten, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, Frank De Boer, Philip Cocu, dan Geovanni Van Bronkhost kini berkamuflase dari pemain hebat menjadi pelatih hebat. Cocu yang baru menjabat pelatih kepala PSV Eindhoven musim lalu bahkan langsung mempersembahkan juara liga yang selama ini dimenangkan oleh Ajax Amsterdam-nya De Boer. Belum lagi nama-nama beken lainnya seperti Kluivert dan Ruud Van Nistelrooy yang kini berada dalam jajaran tim pelatih Belanda


Sepak bola Belanda, yang terkenal dengan Total Football nya, berpredikat sebagai juara tanpa piala, kini telah memasuki era barunya. Sebuah era yang tak pernah diharapkan oleh siapapun. Era baru yang biasanya diharapkan sebagai pertanda juara, kini malah menjadi bencana.  

Senin, 15 Februari 2016

Tidak Terima Kartu Merah Pemain Ini Tembak Wasit Hingga Tewas



Pernahkah Bolaneters membayangkan jika lawan di atas lapangan ternyata membawa sepucuk senjata dan mengeluarkannya di tengah pertandingan? Well, hal ini benar-benar terjadi di Argentina.

Dilansir Mirror, sebuah laga sepakbola di distrik Cordoba akhir pekan kemarin berubah menjadi tragedi setelah seorang pemain yang tak terima dihukum kartu merah menembak sang wasit hingga tewas di tempat.

Pemain tersebut diganjar kartu merah setelah mengganjal lawan dengan keras. Ia pun bergegas ke pinggir lapangan. Rupanya ia mengambil pistol di tasnya dan kemudian berlari kembali ke lapangan dan menembak wasit tiga kali di kepala, dada, dan leher! Wasit bernama Cesar Flores itu langsung tewas di atas lapangan.

Selain itu, pemain yang kini masih buron tersebut juga melukai seorang lawannya dengan tembakan di dada. Beruntung nyawa sang pemain dapat terselamatkan setelah dibawa ke rumah sakit.

"Semuanya terjadi selama pertandingan itu. Kami tak tahu apa yang terjadi dengan wasit tapi pemain itu marah dan pergi mengambil senjatanya dan membunuhnya," ujar petugas kepolisian setempat.

Jangan ditiru ya,